Ketika merasa percuma untuk memperjuangkan sesuatu, aku menyerah.
Seseorang mengatakan sesuatu. Seseorang memaksa saya memutar memori yang ada. Lalu saya sadar, setiap detik waktu yang berjalan, pasti akan datang perubahan. Tidak secara langsung. Ia berkembang bertahap. Seperti virus. Merombak semuanya, bahkan bisa menghilangkan hal yang berharga sekalipun. Sekarang yang ada bukan waktunya untuk mengeluh. Hanya butuh ‘beradaptasi’ dan ‘mengenang’.
You’ll never know what you’ll gonna get.
Adalah seruan yang paling hening ketika hatiku berteriak disela diamku, dan itu menuju pada satu nama; Kamu. — (via apriliahnf)
(Source: , via apriliahnf)
(via misjudgments)
may172013 by Hiroshi Matsumoto on Flickr.
HEHEHE. IDIOT.
sakura farewell
(Source: pisanthrophobic, via chikachairunissa)